DESA WARGABINANGUN
Ki Madun Jaya adalah seorang Ki Gede yang sakti mandraguna, namun Ia tidak pernah melawan manakala diserang segerombolan perampok, mengingat sumpahnya ketika tidak mampu melawan kesaktian adiknya sendiri Nyi Mertasari pada saat sayembara untuk menentukan pembagian tanah cakrahan milik ayahnya. Ki Gede Gesang yang berada di Gegesik.
Setiap kali diserang oleh segerombolan perampok, Ia selalu menghindar bahkan sampai Ia rela meninggalkan daerahnya sendiri menuju wilayah Indramayu. namun Ia selalu mengamati penduduk Desa Guwa dengan cara menancapkan tongkatnya diatas tanah yang kemudian menjadi seekor ular sebesar kendang bisa juga menjelma sebagai WOT (Jembatan) untuk membantu menyebrangkan penduduk.
pada suatu ketika Ki Madun Jaya dari Indramayu mau berkunjung menengok warganya, dengan membawa tongkat ketika sampai di tepi sungai kedung Kelapa Ia berhenti untuk membuang hajat dan tongkat itu diletakan, namun dengan secara tiba-tiba tongkat tsb. hilang,kemudian Beliau mengeluarkan Ucapkan "Nanti Mana Kala di Wilayah ini ada Penduduknya maka Wilayah ini di namakan "KALIMATI". kali = Sungai dan Mati = Musibah.
Setelah beberapa tahun Kemudian daerah pecantilan tsb di huni oleh beberapa Orang, semakin lama semakin bertambah penghuninya karena perkembangannya cukup pesat maka para penduduk mengusulkan kepada pemerintah kecamatan untuk memisahkan diri dari wilayah desa Guwa.
Permintaan mereka dikabulkan terjadilah pemilihan Kepala Desa dan terwujudlah satu desa dengan di beri nama Desa KALIMATI dan yang terpilih sebagai kuwu pertama benama Kerta namun dalam kurun waktu yang cukup lama, Masyarakat desa ini taraf ekonominya jauh tertinggal dibandingkan dengan desa desa lain. maka melalui upaya camat Gegesik yang pada waktu itu di jabat oleh bapak Wirya pada tahun 1959 di adakan musyawarah dengan kuwu H. Moh Harun beserta toko toko masyarakat dan disepakati mengganti nama desa KALIMATI menjadi desa WARGABINANGUN, warga = Masyarakata, Binangun = Mau Membangun, kini masyarakat desa wargabinangun hidup bercukupan. mata pencahariannya mayoritas petani, walaupun ada sebagian yang pedagang dan pegawai.
berdasarkan peaturan Daerah kabupaten Cirebon pada tahun 2000 Desa Wargabinangun tidak lagi masuk dalam wilayah kecamatan Gegesik, namun termasuk dalam wilayah kecamatan Kaliwedi, jumlah penduduknya 3.688 Jiwa. Luas wilayahnya 304.040 Ha dengan batas batas wilayah Sebagai Berikut.
1. Sebelah Utara : Wilayah Desa Guwa
2. Sebelah Timur : Wilayah Desa Gegesik
3. Sebelah Selatan : Wilayah Desa Ujungsemi
4. Sebelah Barat : Wilayah Desa Guwa
Nama - nama Kepala Desa / Kuwu yang di Ketahui :
1. Kerta (1899-1917)
2. Suminta (1917-1921)
3. Nurkim (1921-1924)
4. Kerta (H. Soleh) (1924-1932)
5. Kemas (1932-1934)
6. Irsad (1934 - 1945)
7. Kaparawai (H. Iksan) (1945-1946)
8. Masduki (1946-1955)
9. Kaparawai (H. Iksan) (1955 - 1959)
10. H. Moh. HARUN (1959-1972)
11. H. Moh. Harun (1972-1980)
12. Rawi S (1980-1989)
13. Saefudin Harun (1989-1998)
14. Khaerudin [PJ] (1998-1999)
15. Kasim Dasuki [PJ] (1999-2000)
16. Syamsuri [PJ] (2000-2001)
17. Saefudin Harun (2001-2011)
17. Saefudin Harun (2001-2011)
18. Sobari, S. Pd. I (2011- Sekarang)
Sejarahnya kurang lengkap .... Asal usul desa kalimati diawali dari Pedukuhan Jrebeng yang di tokohkan adalah Ky Mungkad. dst.....
BalasHapussilahkan di share lagi sejarah yang anda ketahui untuk di sinkronkan.
BalasHapusterimakasi.
sands casino new chip free spins no deposit bonus
BalasHapusPlay at 메리트 카지노 주소 Sands Casino no deposit bonus 2021 with the latest casino promo deccasino codes and free spins no deposit codes. Register now and receive all 샌즈카지노 the latest